Puisi - Wahai Kesunyian

Wahai Kesunyian

Oleh: Mochammad Dzulfikar Ali


Dalam hening aku mencari arah,
di antara siang dan malam aku mencari makna.
Langit terbuka luas ketika kubuka firman-Mu,
dan aku membaca-Mu dalam cahaya yang jatuh di dada.

Tiada jarak antara aku dan Kau, hanya kabut lupa,
yang luruh setiap kali kulantunkan nama-Mu.
Kini kutahu sunyi bukanlah sepi,
melainkan Engkau yang berbisik tanpa suara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen - Malam Terakhir

Puisi - Aku, Kenangan, dan Kenyataan